Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Trans Banyumas Setop Sementara, Padahal Ada Anggaran hingga Akhir 2026?


Gambar ilustrasi

BANYUMAS – Trans Banyumas kembali menjadi perhatian setelah layanan bus tersebut dihentikan sementara mulai 30 Agustus 2026. Penghentian ini membuat sebagian masyarakat bertanya-tanya karena sebelumnya Pemerintah Kabupaten Banyumas memastikan adanya anggaran untuk mempertahankan operasional Trans Banyumas hingga akhir tahun.

Namun, penghentian sementara tersebut bukan berarti Trans Banyumas ditutup permanen.

Pemkab Banyumas telah menyiapkan anggaran melalui APBD untuk mendukung operasional Trans Banyumas hingga akhir Desember 2026. Kebijakan tersebut dilakukan setelah dukungan pembiayaan dari pemerintah pusat melalui APBN berakhir dan pengelolaan layanan beralih ke pemerintah daerah.

Peralihan dari APBN ke APBD membuat pemerintah perlu melakukan evaluasi dan penataan kembali terhadap sistem operasional Trans Banyumas. Karena proses tersebut membutuhkan waktu, layanan untuk sementara dihentikan.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Banyumas menjelaskan bahwa penghentian tersebut merupakan bagian dari proses evaluasi setelah adanya perubahan skema pembiayaan. Dengan demikian, masyarakat tidak perlu menganggap bahwa Trans Banyumas telah dihentikan secara permanen.

Sebelumnya, informasi mengenai Trans Banyumas yang akan tetap beroperasi hingga akhir 2026 memang telah disampaikan pemerintah daerah. Anggaran hampir Rp14 miliar disiapkan untuk mendukung operasional sampai Desember 2026.

Artinya, anggaran untuk keberlanjutan layanan tetap ada. Hanya saja, Trans Banyumas harus melalui masa transisi sebelum kembali beroperasi dengan skema pengelolaan baru.

Lantas, kapan Trans Banyumas kembali beroperasi?

Pemerintah Kabupaten Banyumas menargetkan layanan dapat kembali berjalan sekitar pertengahan September 2026. Apabila proses evaluasi dan penataan membutuhkan waktu lebih panjang, operasional ditargetkan kembali paling lambat sekitar akhir September atau awal Oktober 2026.

Sampai jadwal resmi diumumkan, masyarakat pengguna Trans Banyumas perlu menggunakan moda transportasi alternatif untuk sementara waktu.

Dengan kondisi tersebut, informasi bahwa Trans Banyumas mendapat anggaran hingga akhir 2026 tidak bertentangan dengan penghentian sementara yang terjadi saat ini. Anggaran tetap disiapkan, sementara layanan sedang menjalani proses evaluasi dan peralihan pengelolaan.

Jadi, Trans Banyumas bukan berhenti permanen. Pemerintah masih berkomitmen mempertahankan layanan transportasi umum tersebut hingga akhir 2026 dan sedang menyiapkan agar operasional dapat kembali berjalan.


Kita tunggu kabar baiknya.

Simak lebih jelasnya : Trans Banyumas Setop Sementara?