Kebakaran TPA Galuga Bogor, Api Sulit Dijinakkan karena Akses Terbatas
BOGOR – Kebakaran melanda kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Galuga, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, sejak Senin (7/9/2026) sore. Hingga Selasa (8/9/2026), petugas masih melakukan penanganan di sejumlah titik yang terdampak.
Api diketahui pertama kali muncul di area lahan pertanian sekitar TPA sebelum kemudian merambat ke area pembuangan sampah lama. Kondisi tersebut membuat proses pemadaman cukup sulit.
Salah satu kendala utama adalah akses menuju titik api yang terbatas. Lokasi kebakaran berada di bagian belakang kawasan TPA sehingga kendaraan pemadam tidak dapat mendekat langsung ke sumber api.
Petugas akhirnya harus menyambungkan selang pemadam dari lokasi yang dapat dijangkau kendaraan menuju titik kebakaran. Panjang rangkaian selang tersebut mencapai sekitar 400 hingga 500 meter.
Jarak yang cukup jauh membuat tekanan air berkurang ketika mencapai titik api. Petugas pun harus bekerja ekstra untuk memastikan kobaran api tidak kembali meluas.
Pemerintah Kabupaten Bogor kemudian memutuskan menutup sementara pelayanan TPA Galuga pada Selasa (8/9/2026). Penutupan dilakukan untuk mempercepat proses pemadaman sekaligus memberikan ruang bagi petugas dan kendaraan pemadam untuk bergerak di kawasan TPA.
Selain upaya pemadaman dari darat, bantuan juga datang dari udara. Helikopter TNI AU dikerahkan untuk melakukan water bombing ke titik-titik api yang sulit dijangkau dari darat.
Langkah tersebut diharapkan dapat mempercepat proses pemadaman, terutama pada area yang tidak bisa dilalui kendaraan pemadam.
Hingga Selasa pagi, petugas gabungan masih melakukan penanganan dan pemantauan. Pemerintah juga masih mengkaji penyebab pasti kebakaran serta luas area yang terdampak.
Dalam peristiwa ini, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan.
simak bacaan : Kebakaran TPA Galuga Bogor