Trans Banyumas Tak Jadi Berhenti! Pemkab Siapkan Anggaran Rp14 Miliar hingga Akhir 2026
BANYUMAS – Kabar soal Trans Banyumas yang sempat terancam berhenti membuat masyarakat khawatir. Pasalnya, layanan transportasi umum tersebut menghadapi persoalan pendanaan setelah dukungan anggaran dari pemerintah pusat melalui APBN tidak lagi tersedia pada 2026.
Namun, warga Banyumas kini bisa bernapas lega. Pemerintah Kabupaten Banyumas memastikan layanan Trans Banyumas tetap beroperasi hingga akhir 2026.
Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono memastikan pemerintah daerah menyiapkan anggaran hampir Rp14 miliar untuk memenuhi kebutuhan operasional Trans Banyumas sampai penghujung tahun.
Sempat Terancam Berhenti
Sebelumnya, keberlanjutan Trans Banyumas menjadi perhatian karena anggaran yang tersedia diperkirakan hanya mampu menopang operasional hingga 28 Agustus 2026 jika tidak ada pendanaan tambahan.
Persoalan tersebut muncul setelah subsidi dari APBN tidak lagi turun. Sementara itu, kebutuhan operasional Trans Banyumas cukup besar, yakni sekitar Rp3,3 miliar per bulan.
Pemkab Banyumas kemudian mencari solusi agar layanan transportasi yang digunakan masyarakat tersebut tidak berhenti.
Pemkab Ambil Langkah
Pemerintah daerah akhirnya memutuskan menyiapkan anggaran melalui APBD. Bupati Banyumas menyatakan Trans Banyumas harus tetap berjalan karena keberadaannya berkaitan langsung dengan pelayanan masyarakat.
Keterbatasan anggaran membuat Pemkab juga melakukan efisiensi pada sejumlah pos belanja. Salah satunya dengan mengurangi perjalanan dinas ASN agar anggaran dapat diarahkan untuk kebutuhan pelayanan publik yang dianggap lebih penting.
Sebelumnya, pembiayaan operasional Trans Banyumas memang telah beralih dari APBN ke APBD Banyumas. Pemkab mengalokasikan sekitar Rp14,1 miliar untuk mendukung operasional layanan tersebut.
Kabar Baik untuk 2027
Persoalan pembiayaan Trans Banyumas juga diperkirakan lebih ringan mulai 2027.
Berdasarkan keterangan Pemkab Banyumas, kebutuhan operasional diproyeksikan turun sekitar 25–35 persen mulai April 2027. Hal tersebut berkaitan dengan cicilan pembelian armada bus yang dijadwalkan lunas.
Dengan lunasnya cicilan tersebut, salah satu komponen biaya investasi tidak lagi menjadi beban operasional.
Bagi masyarakat, kepastian Trans Banyumas tetap beroperasi tentu menjadi kabar positif. Transportasi ini menjadi salah satu pilihan bagi pelajar, pekerja, maupun warga yang membutuhkan angkutan umum untuk menjalankan aktivitas sehari-hari.
Simak lengkapnya di : Trans Banyumas Tak Jadi Berhenti